Hell Yeah Pointer 1 SASAKALA DESA BUNISEURI ~ LAUTAN ASA

Saturday, October 3, 2015

SASAKALA DESA BUNISEURI


Desa Buniseuri Merupakan Sebuah Desa Di Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa Barat,  Yang Berada Di Kaki Bukit Gunung Syawal. Suasana Sejuk Dan Indah Membuat Masyarakat Betah Untuk Tinggal Di Kampung Halamannya. Desa Ini Terdiri Dari 5 Buah Dusun Yaitu, Dusun Kota, Dusun Kidul, Dusun Namas, Dusun Pari, Dan Dusun Munjul.

 Menurut catatan sejarah dan cerita turun temurun dari para ‘’sepuh’’ orang tua dahulu, bahwa pada mulanya tanah Desa Buniseuri merupakan hutan yang sangat lebat. Orang yang pertama kali membuka tanah hutan untuk dijadikan tempat pemukiman, lahan pertanian dan pesawahan menurut cerita adalah seseorang yang bernama “JAKALALANA”.

Beliau berasal dari Cirebon yang berkelana karena tidak mau tunduk dan patuh kepada penjajah “Kompeni” Belanda yang sedang berkuasa di bumi nusantara. Dalam pengembaraannya itulah, kemudian beliau menetap,  membuka lahan hutan untuk dijadikan pemukiman dan lahan pertanian dengan mempergunakan alat perkakas berbentuk golok.  Golok dalam adat kebiasaan masyarakat di tatar pasundan dikenal dengan sebutan “BEDOG”

Maka kemudian orang-orang/ masyarakat sering menjulukinya “BAPA BEDOG”. Beliau meninggal dunia dan dimakamkan di sebuah daerah bernama Cipeuteuy. Oleh karena itu komplek makam di daerah cipeuteuy tersebut dikenal dengan sebutan “Makam Bapa Bedog”.
Apabila dilihat secara mrfologis Desa Buniseuri berada di Kaki gunung syawal dengan iklim yang sejuk. Sekitar tahun 1801 Masehi, wilayah Desa Buniseuri terdiri dari dua wilayah yaitu:
1. Desa Urug
2. Desa Buniseuri

Namun seiring dengan perjalan waktu kedua daerah tersebut bergabung melebur menjadi satu dengan nama Desa Buniseuri.  “Buniseuri” yang menjadi nama desa ini, menurut cerita sejarah berasal dari sebuah nama sumber mata air yang diberi nama Cibuniseuri. Yang berada di daerah citanjung Dusun Kidul berjarak sekitar 1000 meter sebelah barat daya pusat kota desa buniseuri. Buniseuri dalam Bahasa sunda berarti buni: tersembunyi, dan seuri : tertawa.


Melihat dari aspek sosiologis dan historis masyarakat Desa Buniseuri berkebudayaan sunda dengan bahasa pengantar sehari hari meggunakan bahasa sunda.  Nenek moyang mayarakat Desa Buniseuri berasal dari garis keturunan Kerajaan Galuh, dan Kesultanan Cirebon. Buniseuri. Warga desa buniseuri sangat agamis dengan memegang ajaran  agama Islam yang kuat. 

Sumber: Data Desa dari Pak Awo

1 comment: